• www.klikhari.blogspot.co.id

  • www.klikhari.blogspot.co.id

  • www.klikhari.blogspot.co.id

  • www.klikhari.blogspot.co.id

  • www.klikhari.blogspot.co.id

  • www.klikhari.blogspot.co.id

  • www.klikhari.blogspot.co.id

Senin, 05 Agustus 2019

Modul Penyusunan Soal HOTS 2019


Pendidikan  sebagai  ujung  tombak  kemajuan  suatu  bangsa  hendaknya  memberikan pelayanan yang selaras dengan tuntutan zaman. Agar menjadi pribadi yang sukses di abad ke-21 seseorang yang hidup di abad tersebut dituntut berbagai keterampilan relevan yang harus dikuasai agar dapat beradaptasi dan berkontribusi. Tuntutan kemampuan abad 21 yang  semakin  kompetitif  menuntut  empat  kompetensi  yaitu:  Critical  Thinking  and Problem Solving, Creativity and Innovation, Communication dan Collaboration. Pendidikan sebagai pengemban  peran  reformatif dan transformatif harus mampu mempersiapkan peserta didik untuk menguasai berbagai keterampilan tersebut.

Kebutuhan terhadap lulusan yang kritis, kreatif, komunikatf dan kolaboratif inilah yang menjadi kompetensi lulusan utama pada kurikulum 2013. Pengembangan kurikulum ini didasarkan prinsip pokok yaitu kompetensi lulusan yang didasarkan atas kebutuhan, isi kurikulum  dan   mata   pelajaran  yang  diturunkan  secara  langsung  dari  kebutuhan kompetensi, mata pelajaran yang kontributif pada pembentukan sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penerapan prinsip-prinsip yang esensial ini diharapkan agar implementasi kurikulum 2013 menghasilkan lulusan yang siap menghadapi abad 21.

Sebagai  bagian  yang  utuh  dan selaras dengan  komponen  kurikulum 2013,  penilaian berperan  untuk  menstimulus  capaian  pembelajaran  yang salah  satunya  membangun sikap  kritis.  Untuk  membangun  kemampuan  Critical  Thinking  and  Problem  Solving, instrumen penilaian  diarahkan pada soal berstandar internasional yaitu Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau  Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Buku ini merupakan panduan penyusunan soal HOTS  mata pelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman  dan  keterampilan  guru  dalam  sebuah  penilaian  yang  diharapkan  akan berdampak pada peningkatan kemampuan berpikir kritis bagi peserta didik.  

Buku ini menjelaskan strategi penyusunan soal HOTS yang secara garis besar memuat tentang latar belakang, konsep dasar penyusunan soal HOTS, penyusunan soal HOTS mata pelajaran  dan  dan  contoh  soal  HOTS,  strategi  implementasi  penyusunan  soal  HOTS. Diharapkan buku ini dapat menjadi referensi agar kegiatan bimbingan teknis penyusunan soal HOTS berjalan dengan lancar sehingga pada akhirnya mampu mencapai tujuan yang diharapkan yaitu lulusan yang krisis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif.

Berikut ini Modul Penyusunan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) SMA :


Semoga Bermanfaat



#hari #klikhari #pakhari #spenduta #sobatspenduta #spendutasidoarjo #smpn2taman #smpn2tamansidoarjo #smp2taman #smp2tamansidoarjo #banggaspenduta #hots #soalhots
Share:

Sabtu, 03 Agustus 2019

Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi


Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan  melalui  Peningkatan Kompetensi   Pembelajaran Berbasis Zonasi merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan  dan  Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen  GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan     pada pembelajaran  berorientasi  pada  keterampilan  berpikir  tingkat  tinggi  atau Higher  Order  Thinking  Skills  (HOTS).  Keterampilan  berpikir  tingkat  tinggi adalah  proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan,  membangun representasi, menganalisidan membangun hubungan dengan  melibatkan aktivitas mental yang paling dasar yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru professional.

Guru profesional memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi peserta didik. Penelitian menunjukkan bahwa 30% prestasi peserta didik ditentukan oleh  faktor guru. Dengan demikian maka guru harus senantiasa meng-updatdirinya      dengan  melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Jika program                      Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sebelumnya didasarkan pada hasil Uji Kompetensi Guru, berfokus pada  peningkatan kompetensi guru khususnya kompetenspedagogdan profesional, maka Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi lebih berfokus pada upaya memintarkan peserta didik melalui pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi. Berbasis zonasi  ini dilakukan mengingat luasnya wilayah Indonesia. Zonasi diperlukan  guna  memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, sehingga peningkatan pendidikan dapat berjalan secara masif dan tepat sasaran.  
Unit Pembelajaran yang sudah tersusun diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran. Unit Pembelajaran yang dikembangkan dikhususkan untuk Pendidikan Dasar yang dalam hal ini akan melibatkan KKG SD dan MGMP SMP
Berikut Paket Unit Pembelajaran Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi sbb :

Sekolah Dasar (SD)


Sekolah Menengah Pertama (SMP)



#hari #klikhari #pakhari #spenduta #sobatspenduta #spendutasidoarjo #smpn2taman #smpn2tamansidoarjo #smp2taman #smp2tamansidoarjo #banggaspenduta
Share:
Terimakasih atas kunjungan anda